Selasa, 2 September 2014
Update Info
Beranda / Berita / Bakorwil Malang Gelar Lomba Kadarkum

Bakorwil Malang Gelar Lomba Kadarkum

Setiap warga masyarakat harus sadar dan mengerti tentang hukum, baik hukum pemerintahan, agama maupun hukum adat. Karena negara kita merupakan negara hukum, dan segala sesuatu ada aturan dan hukumnya. Jika kita sebagai warga masyarakat tidak taat terhadap hukum yang berlaku, maka secara otomatis kita terkena sangsi hukum yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Ketua Tim Juri : Tri Widyani,kepala Diskominfo Kota Malang memberikan penilaian dan komentar saat Lomba Kadarkum

 

 

Agar masyarakat taat dan sadar hukum, peran pemerintah sangat dibutuhkan. Misalnya dengan mengadakan gelaran yang bisa diterima dan dilaksanakan secara kontinyu. Dengan berbagai even tersebut, nantinya diharapkan bisa meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Saat warga masyarakat sadar akan hukum, maka mereka akan tahu hak dan kewajibannya.

Demikian yang disampaikan oleh Kepala Bakorwil Malang, A. Jailani saat ditemui di sela-sela acara Lomba Kesadaran Hukum (kadarkum) tingkat Bakorwil, Rabu (13/7). Menurut Jailani, lomba kadarkum yang merupakan agenda Bakorwil setiap 4 tahun sekali ini adalah kegiatan yang patut diapresiasi, karena antusias masyarakat sangat tinggi.

Untuk lomba tersebut, pria yang berasal dari Sumatera itu mengatakan bahwa Kabupaten Lumajang yang merupakan di bawah wilayah kerja Bakorwil Malang, empat tahun lalu atau pada penyelenggaraan sebelumnya mewakili Jawa Timur di tingkat nasional. “Untuk saat ini, lomba kadarkum diikuti oleh 12 kota/kabupaten. Pemenang di tingkat Bakorwil ini akan dikirim ke tingkat provinsi hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Pada lomba ini, terang Jailaini tidak hanya menjaring pemenang saja, akan tetapi lebih menekankan kepada kesadaran dan pemahaman hukum/peraturan di berbagai bidang, seperti halnya tentang hak asasi manusia, informasi, lalu lintas, dan lain-lain. “Jika warga masyarakat di suatu wilayah sadar dan taat terhadap hukum, akan tercipta situasi yang kondusif dan akan membawa dampak yang sangat positif,” imbuhnya.

Terkait hal itu, tentu akan meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dengan tingginya kunjungan wisata. Ketika PAD suatu daerah meningkat, kata Jailani, maka juga akan membantu pertumbuhan ekonomi mikro di daerah tersebut. Seperti halnya Malang yang sangat kondusif, sehingga nyaman serta banyak didatangi wisatawan.

“Begitu juga dengan lomba kadarkum ini, terlepas siapa yang akan jadi pemenang nantinya, setiap kader/peserta minimal (diharapkan_red) bisa menyebarkan dan menginformasikan tentang hukum kepada masyarakat di sekitarnya sesuai aturan yang berlaku. Dan yang terpenting yaitu situasi yang kondusif pada suatu daerah akan menjadi salah satu modal nilai jual daerah itu di level nasional maupun internasional,” papar Jailani.

Pada lomba kadarkum ada 4 orang dewan juri dari berbagai bidang, yaitu Tri Widyani (Kepala Diskominfo Kota Malang) selaku Ketua Tim Juri, Widjaja Saleh Putra  (Kabid Informasi Publik Diskominfo Kota Malang) selaku Sekretaris Juri. Dua juri lainnya yaitu, Harun Sulianto (Kabid Keamanan dan Pembinaan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jatim), dan Wiwik Mardi Astutik (Kanit Lantas Polres Malang Kota). (say)

Tentang Achmad Syaiful Afandi

Achmad Syaiful Afandi
Reporter Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Kota Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi, ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>