Sabtu, 26 Juli 2014
Update Info
Beranda / Berita / Asyik, Sekolah di Kota Malang Gratis

Asyik, Sekolah di Kota Malang Gratis

Sri Untari

Kapan di Kota Malang siswa SD, SMP, SMA bisa merasakan pendidikaan gratis nampaknya akan segera menjadi kenyataan. Hal itu bisa terjadi setelah DPRD Kota Malang menyetujui anggaran untuk menyuport Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang diajukan Dinas Pendidikan nasional (Diknas) Kota Malang.

Kepastian itu dijelaskan oleh Badan anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang, Sri Untari, Senin (28/11). Sedikitnya ada sebanyak 187 sekolah di Kota Malang yang akan mendapat bagian.

Sri mengungkapkan 187 sekolah di Kota Malang itu terdiri dari SD, SMP dan SMA yang dipastikan bisa menggratiskan biaya sekolah tahun 2012. Tetapi mana saja sekolah itu saat ini masih digodok.

“Anggaran nominal Diknas 2012 sebesar Rp 121 Miliar, setidaknya ada anggaran 91 miliar untuk merealisasikan program sekolah gratis,” jelas Sri Untari, Senin (28/11).

Dana Rp 91 miliar itu terdiri dari dana BOS sebesar Rp 51 miliar yang nantinya akan ditambah Rp 40 miliar. Dana sebanyak itu selain untuk merealisasikan sekolah gratis juga untuk sosialisasi.

Agar program sekolah gratis itu tidak sampai menimbulkan kecemburuan di masyarakat, maka sekolah gratis itu harus dikomunikasikan dengan baik dengan semua pihak terkait. Sebab di tahun depan tidak semua sekolah terpilih untuk melaksanakan program ini. Di Kota Malang hanya ada 187 sekolah negeri dan swasta saja yang akan mendapat dana sekolah gratis.

Sebanyak 187 sekolah ini terdiri dari 115 SD, 56 SMP, dan 16 SMA. Adapun jumlah SD yang ada di Kota Malang sebanyak 197 sekolah, dan SMP ada sebanyak 65 sekolah,.Karena tidak semua sekolah mendapatkan bantuan dana sekolah gratis, maka harus ada standar pemilihan sekolah yang jelas dan transparan. Artinya, harus ada scenario yang baik berupa kriteria yang jelas dan petunjuk teknis.

Menyikapi kebutuhan petunjuk teknis dalam program ini, ternyata masih perlu ada penyesuaian peraturan daerah (perda) terkait masalah ini. Dan untuk penyesuaian perda itu sendiri, dewan membutuhkan waktu setidaknya 1-2 bulan. Adapun jika anggaran diknas sudah diputuskan sekarang, maka sudah harus dilaksanakan per tanggal 1 Januari 2012.

Melihat kondisi ini, Sri Untari berpendapat agar pelaksanaan sekolah gratis ini dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan tahun ajaran baru. Karena bagaimanapun juga pelaksanaan sekolah gratis tetap membutuhkan persiapan yang matang agar tidak menimbulkan kendala di belakang hari. “Jika sekolah gratis sudah diterapkan, maka di sekolah tersebut sudah tidak bisa melakukan pungutan SPP, uang buku hingga seragam sekolah,” tambah Sri Untari. (cah/dmb)

Tentang Cahyo Nugroho

Cahyo Nugroho
Reporter Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Kota Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi, ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>