Rabu, 1 Oktober 2014
Update Info
Beranda / Berita / Wagub Jatim Tinjau PJTKI Di Kota Malang

Wagub Jatim Tinjau PJTKI Di Kota Malang

Untuk memastikan kredibilitas PJTKI yang memberangkatkan TKI ke berbagai negara, wakil gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, menyempatkan diri untuk datang dan memastikan hal tersebut di sebuah PJTKI yang ada di Jalan Kartini no 1 kota Malang, Jum’at (18/11), yaitu PT Bina Mandiri. Menurut pria yang kerap disapa Gus Ipul itu, sebelum berangkat ke negara tujuan, para TKI harus mempunyai kemampuan yang memadai agar mereka bisa bekerja dengan nyaman serta aman.

Gus Ipul saat meninjau dan menyapa calon TKW

Para TKI, kata Gus Ipul, jangan sampai menjadi korban-korban kekerasan maupun pelecehan seksual saat mereka bekerja di luar negeri. “Para TKI ini merupakan pahlawan devisa dan juga bekerja demi keluarga. Oleh sebab itulah, para calon TKI hendaknya berhati-hati dalam menentukan PJTKI. Pun demikian dengan PJTKI yang ada, harus benar-benar kredibel dan mempunyai rasa tanggung jawab terhadap para calon TKI yang akan diberangkatkan,” paparnya.

Sore itu Gus Ipul juga meninjau secara langsung mulai dari proses rekruitmen calon TKI di PT. Bina Mandiri, serta proses pelatihan sebelum mereka berangkat ke negara tujuan. Dengan didampingi direktur PJTKI setempat, Kanaka serta salah satu trainer seniornya, Kristin, Gus Ipul melihat dan menanyakan berbagai hal terkait persiapan calon TKI dengan meninjau setiap ruang pelatihan. Sebagaimana diketahui PT Bina Mandiri menyalurkan TKI ke beberapa negara, seperti Canada, Australia, Hongkong, dan Taiwan.

Saat mendampingi Gus Ipul, Kristin menjelaskan berbagai keahlian yang harus dikuasai oleh para calon TKI yang akan berangkat nantinya, seperti kemampuan berbahasa Inggris yang baik, untuk TKW bidang rumah tangga harus bisa menyeterika, mencuci, menata tempat tidur, menata dapur dengan baik pula. “Terkait hal tersebut, kami menyediakan tempat khusus setiap bidang skill agar calon TKI/TKW bisa menguasai dengan maksmimal, trainer-trainer handal, serta biaya berobat gratis,” ujarnya.

Melihat fasilitas dan pelatihan tersebut, nampaknya Gus Ipul sangat simpati dan puas, seperti adanya ruangan laboratorium bahasa maupun teknologi modern yang digunakan oleh PJTKI setempat. Gus Ipul pun sesekali menyapa dan mengajak ngobrol para calon TKW yang saat itu sedang belajar dengan menanyakan berasal dari mana serta bahasa yang mereka kuasai.

Sebelum meninggalkan PJTKI tersebut, Gus Ipul berpesan kepada para TKI dan TKW agar mereka bisa bekerja dengan baik di negara tujuan. “Kegagalan dan kesuksesan merupakan hal yang biasa, dan jangan sampai TKI menjadi korban oknum yang tidak bertanggung jawab. Kalian semua bekerja demi memperjuangkan kehidupan keluarga, atau bahkan ada yang menjadi tulang punggung keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut Gus Ipul mengatakan, bahwa saat ini para calon TKI ini sudah berada di PJTKI yang tepat, karena berdasarkan pemantauan saya, semuanya berjalan transparan dan sesuai prosedur di PJTKI ini. “Manajemen, pelatihan, sarana dan prasarana di PJTKI ini sudah sesuai standar. Selamat jalan, semoga sukses dan jangan berfoya-foya saat ada di negara lain, serta taatilah peraturan yang ada,” pungkasnya. (say/dmb)

Tentang Achmad Syaiful Afandi

Achmad Syaiful Afandi
Reporter Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Kota Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi, ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>