Jumat, 1 Agustus 2014
Update Info
Beranda / Berita / BMG Karangkates: Aceh Gempa, Malang Raya Aman

BMG Karangkates: Aceh Gempa, Malang Raya Aman

Karangkates, MC - Sebagaimana diketahui, bahwa di Aceh beberapa hari yang lalu terjadi gempa yang kekuatannya mencapai 8,9 SR. Terkait hal tersebut, untuk wilayah Jawa, khususnya Jawa Timur masih tergolong daerah yang aman dari ancaman gempa. Sejauh ini Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang) juga tidak ada tanda-tanda akan terjadi gempa.

Gempa bumi berkekuatan 8.9 SR yang melanda Aceh beberapa waktu lalu membuat warga setempat panik dan lari berhamburan

Hal itu disampaikan oleh Bagian Operasional Geofisika Gempa Bumi, BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika)  Karangkates Malang, Dana Riswanto, Rabu (11/04). Menurut Dana, terjadinya gempa berkekuatan besar di Aceh, dan wilayah Sumatera umumnya tidak berpengaruh di pulau Jawa secara keseluruhan.

Dana menambahkan, bahwa lokasi titik gempa adalah terletak pada daerah Aceh hingga Bengkulu, atau di luar Pulau Jawa. Meski demikian, pihak BMG Karangkates Malang mengaku akan terus melakukan pemantauan atau monitoring setiap detik, dan melaporkan setiap perkembangan yang terjadi kepada masyarakat. ”Dengan demikian, warga masyarakat bisa mengantisipasi berbagai hal terkait terjadinya gempa,” jelasnya.

“Data BMG pukul 15.38 WIB tanggal 11 April 2012, tercatat kekuatan gempa di wilayah Aceh dan Sumatera Utara sudah terjadi penurunan, dari semula 8.9 SR menjadi 8,5 SR. Berselang 25 hingga 30 menit setelah gempa berkekuatan 8,5 SR, sesuai catatan BMG Karangkates, juga telah terjadi gempa susulan berkekuatan 6,5 SR,” papar Dana.

Lebih jauh Dana mengatakan, bahwa dari data BMG itu, pusat gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer dengan titik gempa berada di Simeuleu, Aceh Tenggara, dan getaran gempa bisa dirasakan sangat kuat di Aceh, dan wilayah Sumatera lainnya. ”Sekali lagi saya sampaikan bahwa hal tersebut masih berada di luar pulau Jawa, khususnya Jawa Timur,” sambungnya.

Terpisah, Kepala BMKG, Sri Woro B Harijono di Jakarta, mengimbau warga di Pulau Sumatera yang merasakan gempa, untuk tetap waspada terhadap tsunami. “Peringatan dini tsunami yang dikeluarkan terkait gempa bumi berkekuatan 8,9 SR baru akan dicabut sekitar dua jam setelah gempa,” ujarnya. (say/dmb)

Tentang Achmad Syaiful Afandi

Achmad Syaiful Afandi
Reporter Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Kota Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi, ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>