Senin, 22 Desember 2014
Update Info
Beranda / Advertorial / Liga Danone: Seru Sejak Pertama

Liga Danone: Seru Sejak Pertama

Klojen, MC – Kota Malang sebagai salah satu barometer pembinaan sepak bola di Indonesia nampaknya memang benar adanya. Terbukti saat Kota Malang menjadi tuan rumah Liga Danone U-12, sebanyak 216 tim yang ada di Jatim ikut ambil bagian di Lapangan Rampal, Selasa (22/5).

Peserta Liga Danone

Begitu banyaknya peserta yang hadir, membuat panitia dibuat kewalahan untuk menjalankan pertandingan babak penyisihan selama dua hari. Untuk memastikan babak penyisihan zona Jatim bagian tengah bisa selesai tepat waktu digunakan sebanyak 12 lapangan.

Sekretaris Pengcab PSSI Kota Malang, Haris Tofly mengungkapkan di Indonesia untuk zona Jatim peserta yang ikut merupakan yang terbanyak. Ditambah dengan zona Jatim bagian barat dan timur, peserta Liga Danone ada sebanyak 516 tim.

“Dari 216 tim yang bertanding di Lapangan Rampal akan diambil sebanyak 12 tim untuk menjadi wakil Zona Jatim Tengah tampil se Jatim,” jelas Haris, Selasa (12/5).

Menurut Haris, setelah menjadi tuan rumah zona tengah Kota Malang juga akan menjadi tuan rumah Liga Danoe Zona Jatim . Untuk Zona Jatim akan digelar di Stadion Gajayana, 25-26 Mei 2012, diikuti sebanyak 32 tim.

“Adanya saringan yang ketat dalam penyelenggaraan Liga Danone tahun ini kami harap semakin menigkatkan mutu kualitas hasil kompetisi,” kata Haris.

Dengan bagusnya mutu kompetisi diharapkan juga membuat siapa wakil Jatim di Liga Danone tingkat nasional semakin bagus. Kalau sebelumnya wakil Jatim SSB Ngadirejo Kediri hanya menjadi runer up saat tampil di tingkat nasional, tahun ini ditargetkan wakil Jatim bisa menjadi juara nasional, sehingga berhak maju ke pentas Internasional. (cah/dmb)

Tentang Cahyo Nugroho

Cahyo Nugroho
Reporter Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Kota Malang

Satu komentar

  1. Asalamaulaikum,
    Salam sejahtera buat semua putra-putri bangsa,,,

    KECEWA>PANITIA PERLU DI BINA.
    Teramat sangat sayangkan Kompetisa yang di seponsori Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2012 dan sudah berlangsung setiap tahun, namun pelaksanaan persiapan sumber daya paniatia yang tidak profesional dan panitia yang terlalu arogan. Alanglah baknya arogan itu di kemudian hari di ganti menjadi paniatia di SEGANI.

    Persiapan Panitia yang tidak tradministrasi, perapihan data pengumpulan persyaratan, kordinasi antara panitia awal yang melakukan skrining terhadap pemain, itu tidak terdata/pihak panitia pusat tidak menerima.
    Panitia pusat tidak memahami apa yang dinamakan pengambilan keputusan yang baik, sehingga semula sudah di bicarakan dan disepakati ketika tehnikal meiting itu menjadi sia-sia. Baik pengambilan kebijakan panitia atau juga wasit.
    Panitia tidak menyediakan tim medis di setiap lapngan guna memeriksa kesesuaian umur pemain, yang di khawatirkan sportif / parplay permainan akan tidak berjalan. Atau bahkan nantinya pihak panitia akan mengambil keputusan sendiri berdasarkan insting, kasat mata, atau ke arogan nan panitia terhapap para peserta/warga negara/anak-anak bangsa,,, dan itu sudah terjadi tepatnya di Lapangan 2 (Stadion jalak harupat). Adapun kelakuan panitia yang tidak sportif/profesional antara lain;
    Dengan sikap arogan Panitia se enaknya saja melarang pemain karena postur tubuh yg besar bukan berdasarkan pemeriksaan tim medis, tetapi berdasarkan piling, memberhentikan permainan dengan lantang/ sikap arogan panitia yang seakan-akan bahwa kompetisi tersebut miliknya, mengeluarkan pemain yang sedang bermain dengan teriakan keras se akan-akan putra anak bangsa yang sedang bermain itu se orangmaling,, dan beralasan pemain tersebut sudah dewasa berdasarkan pemeriksaan piling atau perkiraan.
    Panitia juga tidak melakukan pemeriksaan administrasi dan kordinasi dengan panitia awal yang semula dilakukan di masing- regian wilayah, yang sebenarnya admministrasi persyaratan anak tersebut sudah memenuhi persayaratan berdasarkan penitia awal yang melakukan skrening/pemeriksaan.
    Mungkin ini tidak hanya terjadi di lapangan dua stadiaon Jalak Harupat tiem kami di rugikan oleh Panitia, semoga ini jadi pembelajaran yang melakukan seleksi bukan hanya peserta melainkan juga panitia juga harus di seleksi panitia danone u-12, terutama yang di Bandung.
    Kejadian nya contohnya di Bandung, terutama wilayah Lap 2 atau di lap jalak harupat tidak ada tim perapihan administrasi juga tim medis yg memeriksa pesrta/pemain sesuai lolos kesesuaian umur melalui pemeriksaan profesional itu pun juga bila tidak ada administrasi yg di sahkan oleh pihak panitia awal. Tetapi pemeriksaannya di lakukan oknum panitia yang dilakukan berdasarkan Insting atau kasat mata telajang semata. Sehingga banyak anak-anak kami dan bahkan tim yang di rugikan.
    Bahkan koordinasi panitia awal yang semula melakukan skering persyaratan administrasi dengan panitia pusat tidak ada kordinasi sehingga semena-mena memutuskan kebijakan dengan sikap yg arogannya pihak panitia memberhentikan pertandingan se enaknya saja. Bahkan memperlihatkan kebodohannya dengan mengancam peserta dengan ancaman penjara bukan berdasarkan sikap yang arif dan bijaksana tanpa melakukan kordinasi dengan pihak yg lain.
    Yang jelasnya kami salah satu tim dan juga warga negara terutama putra-putri anak bangsa yang teramat sangat dirugikan baik secara materi juga psikologis kami bahkan anak didik kami yang sampai sekarang ke dua anak tersebut depresi berat, seperti makan tidak mau, mengurung terus di kamar, terus-terus menangis dll.
    Alangkah baiknya Panitia apabila mengambil keputusan yg di ambil oleh pihak panitia harus memberikan surat pernyataan, yang di tanda tangani pihak panitia selaku pengambil keputusan/ kebijakan dan saksi juga pihak yang di rugikan. supaya menjadi bukti kami dan juga pihak panitia.
    Kemudian dari persoalan ini alangkah baiknya setiap selesai pertandingan pihak panitia membuat laporan kasus-kejadian di setiap wil lap, sehingga buat menjadikan bahan evaluasi.

    B*****T PANITIA YANG DI LAPANGAN DUA, STADION JALAK HARUPAT, di BANDUNG!!!#$

    majuterus putra-putri bangsa peserta danone u-12
    …wasalam

    Fajar
    0817626448
    fajar.jey11@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi, ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>