Selasa, 30 September 2014
Update Info
Beranda / Berita / Petugas Satpol PP Kota Malang Jalani Tes Narkoba

Petugas Satpol PP Kota Malang Jalani Tes Narkoba

Klojen, MC – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selaku penegak perda harus terbebas dari pengaruh narkoba. Terkait dengan hal tersebut, pada hari ini Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Malang, hari ini, Rabu (5/9/2012) menggelar tes urine secara mendadak bagi Satpol PP kota Malang.

Petugas Satpol PP yang menjalani tes urine pada hari ini sebanyak 90 personil dari 120 personil yang ada. “Sebelum dites urine, semua personil Satpol PP mendapat advokasi dan penyuluhan seputar narkoba,” ujar staf Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Malang, Hadi Slamet.

Petugas dari BNN kota Malang memeriksa urine para petugas Satpol PP dengan seksama

Hadi menambahkan, dengan mengguakan alat pendeteksi yang dimiliki oleh BNN kota Malang, hasil dari tes urine ini bisa langsung dilihat hasil pada hari ini juga. Namun, kata dia, hasil tersebut sifatnya rahasia dan hanya akan diberitahukan kepada kepala Satpol PP kota Malang, yaitu Dra. Rr. Diana Ina WH, M.Si.

Terlepas dari hasil tes urine itu nantinya seperti apa, Hadi berharap agar nantinya hasilnya dapat menunjukkan negatif. Artinya, bahwa para penegak perda di Kota Malang ini benar-benar terbebas dari narkoba maupun miras. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin.

Terpisah, Kepala Bidang Operasional dan Pengawasan Satpol PP Kota Malang, Tripim Aprilanto mengatakan, sebanyak 30 personil Satpol PP yang belum menjalani tes urine ini akan menyusul di lain waktu dan kesempatan, karena hal ini sifatnya wajib. “Sebagai petugas penegak perda, Satpol PP harus memberikan contoh yang baik, seperti halnya terbebas dari narkoba maupun miras,” jelasnya.

Setelah menjalani tes urine ini, dan nantinya ada petugas Satpol PP kota Malang yang dinyatakan positif menggunakan narkoba dan atau miras, menurut dia, maka yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi dan akan dibina. ”Kami belum tahu sanksi maupun pembinaan tersebut nantinya seperti apa. Namun yang pasti, hal tersebut sudah ada dan akan disesuaikan dengan aturan hukum serta mekanisme yang ada,” tukasnya. (say/dmb)

Tentang Achmad Syaiful Afandi

Achmad Syaiful Afandi
Reporter Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Kota Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi, ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>