Rabu, 22 Oktober 2014
Update Info
Beranda / Berita / Olah Raga / Porprov IV: Lifter Kota Malang Merajalela

Porprov IV: Lifter Kota Malang Merajalela

Madiun, MC - Lifter Kota Malang benar-benar tampil merajalela di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV di Kota Madiun. Jika sehari sebelumnya meraih lima emas, satu perak dan satu perunggu, pada hari terakhir, kejuaraan angkat besi Kota Malang berhasil mendapatkan lima emas satu perunggu, di gedung Pusdiklat Perhutani, Senin (24/6). Dengan hasil ini dari lima lifter yang diturunkan Kota Malang berhasil meraih sepuluh emas, satu perak dan satu perunggu.

Anwar saat menerima hadiah

Anwar saat menerima hadiah

Persaingan paling sengit pada hari terakhir, pertandingan angkat besi terjadi di kelas 69 Kg, Lifter Kota Malang Choirul Abidin yang sempat kalah dalam angkatan snatch akhirya bisa meraih emas setelah tampil istimewa di angkatan clean and jerk. Di angkatan clean and jerk, Abidin berhasil mengangkat 127 Kg.

Sementara itu, Chairul Anwar tidak hanya sukses menjadi yang terbaik di kelas 69 Kg+. Lifter Kota Malang ini berhasil memecahkan rekor angkatan Porprov IV dengan mengangkat sebanyak 116 Kg. Sedangkan di angkatan clean and jerk, Anwar juga melakukan pecah rekor dengan angkatan sebanyak 142 Kg.

Choirul Abidin mengungkapkan, sempat grogi saat menghadapi lawan yang tampil bagus-bagus saat turun di nomor snatch. Namun setelah berhasil menenangkan diri, di angkatan clean and jerk dia bisa tampil lebih bagus.

“Saya tidak menyangka, hari ini akhirnya bisa mendapat dua medali emas. Ini menjadi catatan yang bagus di akhir saya tampil di Porprov. Terlebih, tangan saya sempat sakit sejak pertandingan dimulai,” ujar Abidin, Senin (24/6).

Anwar mengaku senang bisa sapu bersih emas di kelas 69 Kg. Ini menunjukkan, dengan pembinaan yang bagus, lifter Kota Malang bisa berprestasi di Jatim. Dengan sukses di Porprov, ke depan atlet andalan Kota Malang ini berharap bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi, mumpung usia masih muda.

“Senang di Porprov IV bisa sapu bersih emas. Target saya ke depan, bisa tampil di PON maupun Sea Games. Karena itu, seusai juara di Madiun, saya harus lebih giat lagi berlatih,” tegas Anwar.

Pelatih angkat besi Kota Malang, Muslimin mengaku lega dengan keberhasilan angkat besi bisa menyumbang 10 emas, satu perak dan satu perunggu. Sumbangan medali ini diharapkan bisa mengangkat citra olahraga angkat besi di Kota Malang.

“Banyaknya lifter kami yang berprestasi, kami harap bisa membuat cabang angkat besi bisa memiliki banyak peminat di Kota Malang. Sebab selama ini, sangat susah mencari anak-anak yang mau dilatih menjadi lifter karena latihannya sangat berat,” tegas Muslimin.

Meski saat ini meraih banyak medali, Muslimin menegaskan, Kota Malang tidak boleh lekas berpuas diri. Sebab dengan usia Anwar, Abidin, Devid Tri Sandi yang saat ini sudah 21 tahun, di Porprov V nanti, Kota Malang sudah kehilangan tiga lifter andalan, karena usianya sudah lewat.

“Saat ini, kami terus berusaha menggiatkan pembibitan. Namun masih sedikit yang angkatannya bagus. Karena itu, agar dua tahun yang akan datang prestasi angkat besi Kota Malang tidak sampai ambruk, pengkaderan lifter baru kini terus dilakukan,” pungkas Muslimin. (cah/dmb)

Tentang Cahyo Nugroho

Cahyo Nugroho
Reporter Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Kota Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi, ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>